Minggu, 16 Februari 2014

MOTIVASI MEMBACA








Meningkatkan Motivasi Membaca Mahasiswa


Membacamerupakan suatu  proses yang  sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Segala hal bisa dimulai dari membaca. Seperti pepatah dari Ibnu khaldun  “cara untuk memperhebat kemampuan kita adalah membaca”.  Hal itu benar karna segala macam  ilmu dapat kita ketahui dari proses membaca. Orang-orang yang suksespasti sering membaca, mereka mengasah kemampuanya dengan cara banyak  membaca. Begitu ampuhnya membaca, bahkan Rosulullah pun mendapat  perintah pertama dari Allah untuk membaca. Selain itu dari  membaca kita bisa mengetahui dunia. Dunia bisa kita jelajahi hanya dengan membaca karena buku  adalah jendela dunia. Membaca buku berarti kita membuka cakrawala dunia. Sungguh membaca merupakan cara terampuh untuk menguasai segala sesuatu, terutama dibidang keilmuan. Akan tetapi buku sering kali membuat pembaca tertidur pulas.
Membaca mempunyai banyak manfaat, antara lain:
1.      Memberikan wawasan yang lebih luas. Dengan membaca kita akan lebih mengetahui  informasi tentang  apapun, sehingga wawasannya pun akan bertambah  luas.
2.      Mempermudah belajar.  Karena dengan membaca akan menambah  informasi dan membuka wawasan  tentang segala hal, maka akan  mempermudah belajar dalam segala hal.
3.      Sebagai sarana hiburan. Saat membaca pikiran kita akan memngikuti alur cerita tersebut, sehingga dapat melupakan apa yang sedang dirasakan. Misalnya, ketika sedang sedih memilih buku yang alur ceritanya lucu atau bahagia maka pembaca pun akan ikut merasakan bahagia dan melupakan kesedihannya.
4.      Memberikan pembelajaran tentang kebahasaan seperti, menyusun kata dan tanda baca, bahkan bisa melatih tata bahasa kita saat berbicara.
5.      Dapat memotivasi.
6.      Mempertajam  ingatan.
7.      Dengan banyak membaca biasanya orang akan menjadi lebih bijaksana.
8.      Mengurangi stres.
9.      Melatih otak. Ketika membaca otak akan berpikir lebih, sehingga akan mengasah kecerdasan.
Mahasiswa merupakan generasi yang akan menjadi penerus bangsa. Dan untuk menjadi calon penerus yang berkompeten perlu ilmu yang mempuni. Dan cara yang wajib  untuk dibudayakan adalah membaca. Membaca sesuatu untuk menambah ranah keilmuannya. Serta tak tertinggal dari jaman yang kian maju karna pesatnya ilmu pengetahuan. Untuk terus mengejar informasi yang ada, banyak hal yang harus diketahui dan digali.
Dizaman yang semakin modern ini kebiasaan membaca semakin luntur terutama bagi mahasiswa. Bagi mereka membaca bukanlah suatu hal penting. Karna menurut mereka membaca adalah hal yang menjenuhkan. Membaca hanya dilakukan ketika akan ada ujian saja. Dan juga ketika ada tugas dari dosen untuk mengambil referensi dari buku. Hal ini perlu motivasi untuk menumbuhkan minat baca mahasiswa.
 Mahasiswa cenderung memilih untuk menggunakan internet dibanding membaca buku. Memang sangat sulit saat ini menemukan mahasiswa yang suka membaca buku. Mereka justru lebih memilih google serach daripada buku. Disamping jenuh ketika membaca buku, di google lebih banyak pilihan. Dan mahasiswa malah cenderung membuka facebook, twitter dan lain-lain. Faktor jejaring sosial inilah yang sangat mempengaruhi kurangnya minat baca mahasiswa.
Faktor lain yang mempengaruhi minat bacabagi mahasiswa yaitu faktor lingkungan. Karena lingkungan  menjadi penentu kebiasaan seseorang. Orang yang selalu berada di lingkungan intelek, sering kali mempunyai minat baca yang tinggi. Dan sebaliknya seseorang yang berada d kalangan biasa bahkan pendidikanya rendah, minat bacanya sangatlah kurang. Maka dari itu sangat perlu untuk menciptakan lingkungan membaca.

Hal yang mempengaruhi kurangnyaminatbacamahasiswa:
1.      Sarana dan prasarana yang kurang memadahi. Kurangnya tempat untuk para mahasiswa bisa leluasa membacabuku. Sehingga mereka cenderung mengalihkan dirinya kehal-hal lain. Semisal kumpul dengan teman atau hanya sekedar bergurau.
2.      Kurang lengkapnya buku di perpustakaan. Sehingga mahasiswa terpaksa harus mencari buku di tempat lain. Hal inimenimbulkan mahasiswa enggan untuk membaca.
3.      Hargabuku yang mahal. Kebanyakanmahasiswamempunyaiuangsaku yang sangat pas-pasanbahkankurang, sehinggahargabuku yang mahaltakterjangkauolehdompetmahasiswa. Bahkanutukmembelibuku yang ditulispengarangterkenalmerekaharusmerogohkocek yang sangatdalm.
4.      Banyaknya acara di TV & radio yang mengganggu keinginan mahasiswa untuk membaca buku.
5.      Adanya jejaring sosial. Penyakit yang banyak di alami mahasiswa jaman ini adalah adanya berbagai macam jejaring sosial,  sepertifacebook,  twitter,  whatsapp,path dan lain-lain. Menyebabkan kurangnya waktu bagi mahasiswa dikarenakan banyak tersita utuk membuka jejaring sosial itu.
6.      Membaca dianggap bukan hal yang wajib. Kurangnya dorongan dari lingkungan menyebebkan hilangnya antusias untuk membaca. Bahkan kebanyakan mahasiswa yang gemar membacadianggap kutu buku dan kurang pergaulan. Sehingga mahasiswa yang suka membaca semakin berkurang.
7.      Mahasiswa cenderung memilih berkumpul dan ngobrol bersama teman-temanya dibandingkan membaca buku.
8.      Menganggap membaca adalah kegiatan yang kurang up date atau kurang gaul.
9.      Sering diejek teman sebagai kutu buku sehingga mahasiswa menghindari membaca.
Berdasarkan hal-hal diatas biasa kita lihat bahwa budaya membaca di mahasiwa amat dipengaruhi banyak hal. Sehingga kita sebagai generasi penerus bangsa perlu menciptakan budaya membaca ,terutama mahasiswa. Mahasiswa adalah calon penerus bangsa dan untuk menciptakan generasi yang baik harus dengan ilmu. Dan untuk memperoleh banyak ilmu itu kita harus banyak membaca.

Berikutcarauntukmeningkatkanminatbacamahasiswa:
1.      Penciptaan sarana dan  prasarana. Yaitu memperbanyak perpustakaaan dan tamanbaca. Agar para mahasiswa betah dan lebih cenderung baca buku. Dan mahasiswanya mau untuk membaca dan tak ada gangguan . Penggunaan waktu belajar bisa lebih efektif.
2.      Pemberian tugas dari dosen. Dosen bisa memberikan tugas bagi mahasiswa seperti makalah, karya ilmiah, karya tulis dan lain-lain. Yang dapat memaksa siswa  utuk terus  membaca. Serta mahasiswa bisa menggunakan waktu luang untuk menambah pengetahuan tentang materi yang diberikan oleh dosen.
3.      Membuat artikel di blog. Ini bisa menjadi salah satu cara efektif agar mahasiawa tak jenuh dan tidak hanya membaca buku saja. Dan juga bisa menambah kreatifitas untuk para pengajar agar tmenemukan inovasi baru dalam mengembangkan keilmuanya. Siawa bisa diajarkan untuk menggunakan media internet untuk  menunjang  proses penyampaian informasi.
4.      Dosen menyampaikan materi yang menarik. Sehingga dapat membuat mahasiswa penasaran dan mau untuk mencari bahan di buku lain. Mahasiswa yang tertarik akan termotivasi untuk mencari sumber dan kejelasan dari buku maupun sumber lain.
5.      Perlu lengkapnya buku di perpustakaan. buku-buku diperpustakaan dilengkapi dengan buku yang bisa menarik mahasiswa untuk membaca. Seperti majalah, novel, biografi, komikdan lain sebagainya.  Agar mahasiswa tak jenuh dengan buku yang hanya fiksi saja.
6.      Buku yang up to date. Koleksi buku harus terus diperbarui. Supaya para pembaca bisamem baca dan mendapatkan ilmu yang baru. Buku-buku yang baru bisa menambah  motivasi para mahasiswa untuk mengetahu iapa yang sedang trend dan up to date.
7.      Menjadikan buku sebagai teman yang selalu menemani.
8.      Jadikan membaca sebagai kebutuhan harian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar